Archives
April 2014
S M T W T F S
« Mar    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  

fitur Journal pada file system

Pencatatan (journaling) merupakan salah satu keistimewaan dari file systems yang modern. Suatu file system journal akan men-cache data yang akan dituliskan ke file system untuk memastikan agar data tersebut tidak hilang ketika terjadi power loss atau system malfunction. Menganalisa journal data dapat membantu dalam mengidentifikasi file-file mana yang baru saja di-overwrite. Pada kondisi-kondisi tertentu, dengan menganalisa journal file systems kita dapat mengetahui atau melihat file-file yang sudah dihapus ataupun previous version dari suatu file tanpa harus melakukan review pada hex dump dari sebuah drive. Pembahasan kali ini adalah mengenai journal pada file system ReiserFS dan ext3.

Pencatatan (journaling) adalah suatu kemajuan teknologi dari file systems. Fitur ini bekerja pada semua file systems yang modern, termasuk NTFS (Windows-NT/2000/XP), HFSJ (Mac OS X), ext3 (Linux), dan ReiserFS (Linux).

Suatu file system journal bekerja dengan cara men-cache sebagian atau seluruh data yang ditulis pada suatu bagian dari disk sebelum ditulis ke file system. Ketika suatu saat terjadi power loss, malfunction, atau sesuatu yang tidak normal, journal tersebut dapat diulangi kembali untuk menyelesaikan penulisan yang belum selesai sehingga dapat menghindari file system corruption karena operasi penulisan yang belum selesai. Ini berarti bahwa previous file akan disimpan dengan periode terbatas di luar normal file system. Karena itu, walaupun suatu file tertimpa (overwritten) atau terhapus, dimungkinkan untuk mengembalikan lagi konten dari file tersebut dengan menganalisa journal dari suatu file system.

untuk pembahasan lengkapnya, silahkan download versi pdf di sini

memilih_notebook

Notebook atau biasa disebut laptop bukanlah suatu yang asing bagi kita. Bagi golongan tertentu yang memiliki mobilitas tinggi, contohnya mahsiswa, notebook malah merupakan sesuatu yang menjadi kebutuhan untuk menunjang pekerjaannya. Perkembangan dari notebook pun sudah semakin pesat dan harganya juga semakin dapat dijangkau.

Sering kali orang membeli notebook tanpa pengetahuan dasar tentang komponen-komponen dasar yang ada di dalamnya atau seringkali dikatakan spesifikasinya (spec). Maka banyak ditemui orang yang membeli notebook dengan spec yang tinggi, merek terkenal, dan harga yang begitu mahal, tetapi pada akhirnya tidak sesuai dengan penggunaanya. Atau sebaliknya, memilih harga yang murah, tetapi akhirnya tidak bisa memenuhi kebutuhan yang diinginkannya. Oleh sebab itu, sebelum memilih sebuah notebook, maka kita harus memperhatikan kebutuhan kita dan budget yang ada sehingga kita tidak salah pilih.

Beberapa komponen penting yang ada di notebook antara lain :

a. Processor

Unit Pengolah Pusat (UPP) (bahasa Inggris: CPU, singkatan dari Central Processing Unit), merujuk kepada perangkat keras komputer yang memahami dan melaksanakan perintah dan data dari perangkat lunak. Istilah lain, prosesor (pengolah data), sering digunakan untuk menyebut CPU. Adapun mikroprosesor adalah CPU yang diproduksi dalam sirkuit terpadu, seringkali dalam sebuah paket sirkuit terpadu-tunggal memory.

b. Hard disk

harddisk atau harddisk drive disingkat HDD atau hard drive disingkat HD, adalah sebuah komponen perangkat keras yang menyimpan data sekunder dan berisi piringan magnetis. Cakram keras diciptakan pertama kali oleh insinyur IBM, Reynold Johnson di tahun 1956. Cakram keras pertama tersebut terdiri dari 50 piringan berukuran 2 kaki (0,6 meter) dengan kecepatan rotasinya mencapai 1.200 rpm (rotation per minute) dengan kapasitas penyimpanan 4,4 MB. Cakram keras zaman sekarang sudah ada yang hanya selebar 0,6 cm dengan kapasitas 750 GB.

Jika dibuka, terlihat mata cakram keras pada ujung lengan bertuas yang menempel pada piringan yang dapat berputar. Data yang disimpan dalam cakram keras tidak akan hilang ketika tidak diberi tegangan listrik. Dalam sebuah cakram keras, biasanya terdapat lebih dari satu piringan untuk memperbesar kapasitas data yang dapat ditampung. Dalam perkembangannya kini cakram keras secara fisik menjadi semakin tipis dan kecil namun memiliki daya tampung data yang sangat besar. Cakram keras kini juga tidak hanya dapat terpasang di dalam perangkat (internal) tetapi juga dapat dipasang di luar perangkat (eksternal) dengan menggunakan kabel USB ataupun FireWire

c. Memory (RAM)

Random access memory, RAM, adalah sebuah tipe penyimpanan komputer yang isinya dapat diakses dalam waktu yang tetap tidak memperdulikan letak data tersebut dalam memori. Ini berlawanan dengan alat memori urut, seperti tape magnetik, disk dan drum, di mana gerakan mekanikal dari media penyimpanan memaksa komputer untuk mengakses data secara berurutan.

Pertama kali dikenal pada tahun 60′an. Hanya saja saat itu memori semikonduktor belumlah populer karena harganya yang sangat mahal. Saat itu lebih lazim untuk menggunakan memori utama magnetic.

Perusahaan semikonduktor seperti Intel memulai debutnya dengan memproduksi RAM , lebih tepatnya jenis DRAM.

Biasanya RAM dapat ditulis dan dibaca, berlawanan dengan memori-baca-saja (read-only-memory, ROM), RAM biasanya digunakan untuk penyimpanan primer (memori utama) dalam komputer untuk digunakan dan mengubah informasi secara aktif, meskipun beberapa alat menggunakan beberapa jenis RAM untuk menyediakan penyimpanan sekunder jangka-panjang.

Tetapi ada juga yang berpendapat bahwa ROM merupakan jenis lain dari RAM, karena sifatnya yang sebenarnya juga Random Access seperti halnya SRAM ataupun DRAM. Hanya saja memang proses penulisan pada ROM membutuhkan proses khusus yang tidak semudah dan fleksibel seperti halnya pada SRAM atau DRAM. Selain itu beberapa bagian dari space addres RAM ( memori utama ) dari sebuah sistem yang dipetakan kedalam satu atau dua chip ROM.

d. VGA

VGA, singkatan dari Video Graphics Adapter, adalah standar tampilan komputer analog yang dipasarkan pertama kali oleh IBM pada tahun 1987. Walaupun standar VGA sudah tidak lagi digunakan karena sudah diganti oleh standar yang lebih baru, VGA masih diimplementasikan pada Pocket PC. VGA merupakan standar grafis terakhir yang diikuti oleh mayoritas pabrik pembuat kartu grafis komputer. Tampilan Windows sampai sekarang masih menggunakan modus VGA karena didukung oleh banyak produsen monitor dan kartu grafis.

Istilah VGA juga sering digunakan untuk mengacu kepada resolusi layar berukuran 640×480, apa pun pembuat perangkat keras kartu grafisnya. Kartu VGA berguna untuk menerjemahkan keluaran komputer ke monitor. Untuk proses desain grafis atau bermain permainan video, diperlukan kartu grafis yang berdaya tinggi. Produsen kartu grafis yang terkenal antara lain ATI dan nVidia.

Selain itu, VGA juga dapat mengacu kepada konektor VGA 15-pin yang masih digunakan secara luas untuk mengantarkan sinyal video analog ke monitor. Standar VGA secara resmi digantikan oleh standar XGA dari IBM, tetapi nyatanya VGA justru digantikan oleh Super VGA.

Pembahasan kali ini akan lebih meninjau bagaimana cara memilih notebook agar sesuai dengan kebutuhan yang kita inginkan. Beberapa pertimbangan yang harus kita pikirkan adalah :

a. Kebutuhan utama kita.

Seringkali orang membeli notebook tanpa mempertimbangkan kebutuhan utama yang dia inginkan. Kebutuhan utam yang dimaksud disini adalah apakah nantinya akan digunakan untuk desain, gaming, system development, atau hanya sekedar untuk mobile. Jika laptop dipakai untuk tujuan desain dan gaming, sebaiknya kita memilih spesifikasi laptop dengan menitikberatkan pada kartu VGA (Video Graphics Array) dan memori yang handal. Jika kita ingin laptop dengan kemampuan lebih tinggi, memilih teknologi multi-core dan arsitektur 64-bit sangat disarankan, tentunya menyesuaikan juga dengan budget dana yang ada. Untuk penggunaan disain grafis ataupun bermain game, sebaiknya pilih laptop dengan VGA yang tinggi kekuatannya dan memori yang besar agar disain dan bermain game terasa lebih ‘ringan’.

Untuk developing, biasanya dibutuhkan software develop yang membutuhkan resource tinggi. Kita bisa memilih laptop dengan mempertimbangkan prosesor dan memori dengan spesifikasi tinggi agar bisa mengimbangi perkembangan piranti lunak dan developing tools yang kian hari kian ‘rakus’ memori. Teknologi multi-core dan arsitektur 64-bit juga disarankan.

Untuk mobile, Anda bisa menekankan pilihan pada umur baterai, berat laptop, ukuran layar, serta beberapa fitur internal konektifitas seperti wifi, bluetooth, IrDA, NetworkCard, Modem.

Processor merupakan hal yang penting, karena itu kita juga mesti jeli menyesuaikan dengan kebutuhan kita. Pemilihan processor juga kembali kepada kebutuhan utama kita tadi dan juga menyesuaikan budget kita. Yang orang sering salah kaprah adalah oaring cenderung memilih processor dengan frekuensi clock yang tinggi padahal harganya akan semakin mahal, sehingga mengorbankan memory dan VGA card. Padahal kinerja dari notebook tersebu tidak semata-mata hanya dilihat dari processornya. Notebook dengan processor dengan clock frequency tinggi belum tentu nyaman digunakan untuk desain dan gaming atau developing. Jadi pada akhirnya kita harus pandai-pandai memadukan processor, memory, hard disk, dan VGA card sehingga notebook kita nyaman dipakai.

b. Ukuran notebook.

Terlepas dari pemilihan penggunaan, beberapa yang harus dipertimbangkan dalam memilih laptop adalah soal besar layar, berat laptop dan umur baterai. Jika kita akan sering memakai laptop di perjalanan, sebaiknya pilih laptop yang ringan, dengan ukuran layar yang tidak terlalu besar agar tidak kesulitan membawanya.

Umur baterai juga patut dipertimbangkan. Umumnya baterai laptop paling tidak bisa bertahan 2 hingga 3 jam tanpa terhubung ke adapter. Jika Anda ingin menghemat penggunaan baterai, matikan fungsi konektifitas seperti Wifi atau Bluetooth karena fungsi tersebut akan memperbanyak konsumsi baterai.

c. Layanan purna jual.

Saat hendak membeli laptop, jangan lupa untuk mempertimbangkan layanan purna jualnya mulai dari gerai service (banyak atau tidak, mudah dijangkau atau tidak), ketersediaan spare parts serta harga jual kembali. Jangan memilih laptop yang spare parts-nya sulit dicari. Disarankan, jangan membeli laptop yang spare parts-nya sulit dicari.

Hal ini biasanya akan berkaitan dengan merk notebook. Beberapa merk seperti Apple, Fujitsu, Toshiba, Hewlett-Packard, IBM, Dell, Acer memang akan mempunyai harga yang lebih mahal, tetapi sesuai dengan service dan garansi yang diberikannya. Tetapi sekarang banyak juga merk-merk local yang ikut bersaing seperti Axio, BYON, dan lain-lain yang menawarkan harga yang lebih murah, tetapi tentunya harus jeli melihat sevice yang nantinya akan didapat.

Hal lain yang mungkin perlu diperhatikan adalah system operasi yang ada. Sekarang ini notebook biasanya langsung dipaket beserta system operasi (Microsoft Windows atau MAC OS) yang sudah terinstall di hard disk dengan berbagai versi. Dalam memilih notebook kita kembali lagi pada budget kita. Karena memang kita dijamin menggunakan OS yang legal, tetapi biasanya harganyapun akan ikut naik, karena sebenarnya kita juga membeli OS tersebut (untuk Widows biasanya akan berbeda sekitar 100 US $). Karena itu disarankan untuk membeli notebook yang tdak dibundle dengan OS, sehingga kita bisa pergunakan sisa dana yang ada untuk memory atau VGA.  Untuk OS-nya , jika kita ingin tetap legal, kita bisa gunakan Linux dengan berbagai distro yang tersedia, dan open source sehingga tidak perlu beli.

Referensi

-          http://id.wikipedia.org/wiki/RAM

-          http://id.wikipedia.org/wiki/Cakram_keras

-          http://id.wikipedia.org/wiki/CPU

-          http://id.wikipedia.org/wiki/VGA

-          http://www.intel.com/products/laptop/processors/index.htm


download versi pdf

SLAX (Linux dalam USB flash disk)

Saat ini sistem operasi sudah berkembang dengan sangat pesat. Hal ini sangat jelas terlihat khususnya pada sistem operasi Linux yang bersifat open source. Karena sifatnya yang open source maka banyak sekali orang yang mengembangkan sistem operasi ini. Sekarang ini sudah sangat banyak sekali distribusi (distro) Linux yang ada, beberapa yang sudah terkenal antara lain Ubuntu, Slackware, Open Suse, PC Linux OS, dan banyak lagi. Banyak orang yang ingin mencoba sistem operasi Linux ini, tetapi masih enggan untuk mengganti OS-nya yang semula, atau juga dengan dual boot karena sering didapati masalah. Dengan perkembangan distro Linux sekarang ini, dimungkinkan untuk bisa mencoba sistem operasi ini tanpa harus menginstallnya pada komputer, yaitu dengan menggunakan Linux Live.

Banyak orang yang ingin bermigrasi ke Linux atau hanya sekedar mencoba. Tetapi kendala yang paling banyak ditemui adalah harus dilakukannya installasi pada hard disk, walaupun bisa digunakan dual boot. Dengan perkembangan Linux sekarang ini, orang dimungkinkan untuk mencoba system operasi Linux tanpa harus melakukan penginstallan di hard disk. Slax merupakan salah satu jenis distribusi (distro) Linux yang berbasis Slackware dan juga merupakan salah satu distro dengan kemampuan bootable (dapat dijalankan langsung dari CD atau USB tanpa proses instalasi) dan dapat didowload di situs resmi http://www.slax.org.

Slax diciptakan oleh Tomas Matejicek dari Republik Ceko, tujuannya adalah membuat Slackware dapat dijalankan pada CD, USB flashdisk, kamera, ipod, handphone dan perangkat mass storage yang lain hanya dengan kapasitas 190 MB. Namun dengan Slax, pengguna dapat membuat dokumen, berselancar, mendengarkan musik, ataupun memutar film. Keistimewaan dari Slax adalah memungkinkan pengguna untuk membuat module sendiri dan paket-paket yang ingin digunakan dikonversi dengan mudah menjadi module dan otomatis diload saat booting. Selain itu, Tomas menyediakan script untuk membuat distro live dari distro yang terinstalasi pada harddisk pengguna sehingga distro-distro lain seperti Ubuntu, Fedora, Debian, dan beserta turunanya dapat dijalankan langsung dari perangkat portable. Banyak pihak yang mengembangkan distronya dengan menggunakan Slax module. Salah satunya adalah GoblinX dan Backtrack.

Slax adalah system operasi Linux yang modern, portable, dan cepat dengan sistem bersifat modular dan desain yang luar biasa. Walaupun ukuran kecil, Slax menyediakan sangat banyak software pre-installed untuk penggunaan sehari-hari, termasuk pengaturan grafik user interface yang bagus dan recovery tools yang sangat berguna bagi system administrator.

System modular pada Slax ini memberikan kita fasilitas untuk memasukkan software-software dengan sangat mudah. Jika misalnya kita ingin text editor favorit kita, networking tool, atau mungkin juga game, kita dengan mudah dapat mengunduh module dengan software yang kita inginkan, kemudian meng-copy-nya ke Slax, tidak perlu menginstall.

Slax for USB adalah Slax yang didistribusikan dalam format TAR, yang dirancang untuk dilakukan unpacked ke dalam writeable disk. Jika Anda tidak tahu apa itu format TAR, mungkin Anda dapat menyamakannya dengan ZIP archive. Kita cukup meng-extract archive tadi langsung ke dalam USB flash disk, ke MP3 player, atau mungkin ke hard disk. Kebanyakan program archival dapat meng-extract format TAR tanpa masalah yang berarti. Slax for USB diatur untuk menyimpan semua pengubahan yang dibuat ke boot media (disk), jadi system ini akan bekerja seperti system operasi yang di-install secara normal.

Slax dibagi menjadi menjadi beberapa jenis distro, antara lain :

  • SLAX Standard Edition, adalah sistim operasi Slax dengan ketersediaan aplikasi yang luas dan dilengkapi dengan sistem Xwindow dan lingkungan desktop KDE.
  • SLAX KillBill Edition, adalah sistim operasi Slax yang mampu menjalankan beragam aplikasi Windows di Linux. Linux ini dilengkapi dengan desktop KDE, Wine, Dosbox dan Qemu.
  • SLAX Server Edition, adalah sistem operasi yang banyak menyediakan layanan Internet atau jaringan seperti: DNS, DHCP, HTTP, FTP, MySQL, SMTP, POP3, IMAP , dan SSH.
  • Minimalistic SLAX. Versi Slax yang hanya menggunakan memori sistem sebesar 128MB untuk bisa bekerja dengan ukuran file keseluruhan yang cukup mini (sekitar 50MB).
  • SLAX Popcorn Edition, adalah sistem operasi Slax yang bisa disimpan dan dijalankan pada flash disk berukuran 128MB. Versi ini cuma berisikan aplikasi XFce Desktop, Mozilla Firefox, beep-XMMS, Gaim, dan AbiWord.
  • SLAX Frodo edition, adalah sistem operasi Slax yang hanya menyediakan perintah baris (Console) tanpa ketersediaan dekstop grafis.
  • SLAX Boot CD, adalah sistem operasi Slax yang bisa dijalankan dari USB Flash jika tidak bisa booting secara langsung dari komputer. Dapat juga digunakan boot Slax untuk menjalankan ISO Slax yang berada di harddisk.

Ketika komputer boot dari Live CD atau USB Flash, langkah pertama yang dilakukan Slax adalah memuat image kernel (vmlinuz). Setelah itu membuat 4 MB RAM disk dalam komputer Anda. Image rootdisk (initrd.gz) kemudian dimuat ke dalamnya dan dikaitkan sebagai sistem file root. Direktori besar (seperti /usr) akan dikaitkan langsung dari CDROM atau USB flash disk.

Beberapa kelebihan dari distro ini antara lain :

ü  Linux Slax dapat dijalankan secara Live (CD dan USB Flash), serta juga dapat diinstall di harddsik atau USB FlashDisk atau baragam media storage lainnya (SDCard, MMC, MiniSD, MemoryStick).

ü  Instalasi software yang akan digunakan cukup dengan mengumpulkannya di direktori /module, dengan bantuan software yang dijalankan di Windows yaitu MySlax Creator (http://myslax.bonsonno.org/files/MySLAX_Creator.exe) atau biasa disebut dengan tools Remastering. Sehingga tidak perlu lagi melakukan instalasi software saat mengoperasikan Linux Slax, seperti menjalankan perintah /gmake install.h. Tetapi bukan berarti Anda tidak dapat melakukan instalasi aplikasi di Linux Slax, karena Linux Slax dapat melakukan instalasi saat sedang digunakan.

ü  Untuk instalasi software atau module hanya bisa dilakukan dengan ekstensi file *.mo. Sedangkan software, aplikasi, dan driver dalam bentuk *.deb, *.tgz, atau *.rpm harus terlebih dahulu dikonversi ke *.mo (lihat: Konversi Ekstensi Aplikasi).

ü  Karena sistem operasi Linux dibuat oleh banyak pengembang, maka file-file module Slax yang siap di remastering tanpa perlu lagi dikonversi dapat Anda ambil di http:// ww.slax.org/module. Situs ini menyediakan beragam jenis aplikasi dan driver. Anda pun dapat menyumbang modul buatan sendiri dan menguploadnya di situs tadi.

ü  Jika Anda ingin segera bermigrasi ke Linux tanpa harus menginstallnya ke harddisk inilah pilihan distribusi Linux yang tepat.

ü  Tidak seperti distro Liove CD lainnya yang tidak dapat menyimpan konfigurasi sistem, di distro ini Anda bisa membuat remastering yang dioperasikan pada USB Flash disk dengan bantuan modul “DataSave”. Dalam hal ini jika Anda pernah menyunting file seperti file *.conf, konfigurasi wallpaper dan screen saver, shorcut menu, icon dan lain-lain, Anda tidak perlu pusing lagi dengan kegiatan konfigurasi ulang saat booting.

ü  Tidak seperti Live CD Linux dari distro lainnya yang hanya bisa dijalankan menggunakan CD-ROM, Linux slax yang dapat booting dari USB Flash memiliki kemampuan loading yang lebih cepat saat menjalankan aplikasinya dibandingkan jika menggunakan CD-ROM.

ü  Dengan alokasi raung memori yang cukup besar, Linux Slax bisa bekerja lebih cepat, karena image rootdisk dan direktori-direktori besar lainnya dapat disalin ke memori. (Hal ini dapat dilakukan saat pertama kali melakukan remastering).

Kebutuhan minimal untuk dapat menggunakan system operasi ini adalah :

  • Untuk booting :

-          CD-ROM

-          USB flash disk

-          Mass storage lainnya

  • Memori :

-          36 MB untuk boot Slax.

-          96 MB untuk menjalankan Xwindow dengan FluxBox

-          144 MB untuk menjalankan Xwindow dengan KDE

-          328 MB memungkinkan untuk dicopy ke RAM

  • Prosesor :

-          Sistem berbasis i486 atau lebih (Pentium atau AMD)

  • Hard disk :

-          Tidak membutuhkan hard disk

  • Komponen lain:

-          Keyboard

-          PS/2 atau USB mouse

Berikut ini adalah tampilan Slax di computer saya :

Search