Archives
August 2017
S M T W T F S
« Mar    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Archive for the ‘OS_’ Category

Tinjauan_Facebook

Situs jejaring social memang menarik untuk mendapatkan perhatian. Kita ambil contoh Facebook. Situs yang satu ini merupakan situs jejaring social yang sudah sangat terkenal. Pengaksesnya dari seluruh dunia, dan dari semua golongan. Dari beberapa sumber, Facebook sekarang ini berada di peringkat ke dua, mengalahkan pendahulunya seperti Yahoo, YouTube, dan Windows Live. Keuntungannyapun kini sudah berada di level jutaan dolar US. Yang menarik untuk ditinjau, walaupun mempunya pengguna yang sangat banyak, situs ini hampir tidak pernah mengalami “down”. Karena itu menarik untuk meninjau bagaimana server dari situs ini dikelola.

Pembahasan kali ini akan lebih meninjau bagaimana situs Facebook dengan pengguna yang begitu banyak dari berbagai penjuru dunia bisa mengatasi masalah yang sering ditemui yaitu “jaringan down”. Seringkali situs-situs yang ada di internet mengalami down ketika pengaksesnya bertambah banyak. Dari bebrapa sumber, situs-situs besar mengatasi masalah tersebut dengan memakai jasa ISP lebih dari satu. Facebook ternyata juga menerapkannya. Situs ini menerapkan teknik load balancing dengan cara membagi aliran data yang keluar-masuk lewat saluran yang tersedia. Apabila ada suatu saluran yang mengalami down, maka saluran yang lain akan segera mengcover dengan cara mengambil alih fungsi saluran yang down tadi, sehingga tidak akan terjadi mati total, meskipun akan berdampak menjadi lambat.

Untuk masalah hosting web, para penyedia jasa web hosting mempunyai data center yang berada di berbagai negara. Kualitas dari data center juga bermacam-macam, seuai dengan persentase online. Tingkat 1 harus online 99.671%, tingkat 2 harus online 99.741%, tingkat 3 harus online 99.982%, tingkat 4 harus online 99.995%. Misalkan saja satu tahun 8760 jam, dan server facebook diletakkan pada datacenter kualitas tingkat 4, maka dalam setahun facebook 0.438 jam atau 26.28 menit. Analogi itu hanya terjadi kalau server facebook hanya satu dan diletakkan pada satu data center. Tetapi pada kenyataanya server facebook ada lebih dari 30.000 dan terletak pada data center berbeda beda. Data antar datacenter disinkronisasi menggunakan algoritma yang dibuat oleh para insinyur facebook. Dan menggunakan banyak saluran internet, active firewall, dan sebagainya. Untuk masalah backup data, dengan 30.000 server, ongkos yang dikeluarkan kira-kira mencapai 150 sampai 500 US $ untuk setiap 25 GB data. Para insinyur Facebook mengatasi maslah backup data ini dengan membuat software untuk data replication secara otomatis. Sehingga setiap perubahan yang terjadi pada account pengguna (misalnya wall, status, notification, dan lain sebagainya) akan langsung diduplikasi ke 2 data center dengan lokasi yang berbeda.

Permasalahan berikutnya yang sering menyebabkan situs down adalah adanya penyerangan ke situs tersebut. Pada Facebook, untuk mengatasi kaskus penyerangan digunakan Intrusion Detection System ( IDS) adalah sebuah aplikasi perangkat lunak atau perangkat keras yang dapat mendeteksi aktivitas yang mencurigakan dalam sebuah sistem atau jaringan. IDS dapat melakukan inspeksi terhadap lalu lintas inbound dan outbound dalam sebuah sistem atau jaringan, melakukan analisis dan mencari bukti dari percobaan intrusi (penyusupan). Fungsi IDS biasanya digabung dengan fungsi penangkalan serangan (Intrusion Detection and Prevention System/IDPS). IDPS difokuskan pada identifikasi kasus yang mungkin terjadi, mencatat informasi yang diperlukan, mencoba menghentikan serangan, dan memberikan notifikasi pada administrator. Cara penghentian serangan antaralain adalah active firewall(firewall yang rulenya dinamis), penutupan port, pemblokiran ip, dan modifikasi paket data. Ada 2 jenis IDS yaitu NIDS dan HIDS. Network-based Intrusion Detection System (NIDS): Semua lalu lintas yang mengalir ke sebuah jaringan akan dianalisis untuk mencari apakah ada percobaan serangan atau penyusupan ke dalam sistem jaringan. NIDS umumnya terletak di dalam segmen jaringan penting di mana server berada atau terdapat pada “pintu masuk” jaringan seperti pada DMZ dan gateway. Kelemahan NIDS adalah bahwa NIDS agak rumit diimplementasikan dalam sebuah jaringan yang menggunakan switch Ethernet, meskipun beberapa vendor switch Ethernet sekarang telah menerapkan fungsi IDS di dalam switch buatannya untuk memonitor port atau koneksi.Host-based Intrusion Detection System (HIDS): Aktivitas sebuah host jaringan individual akan dipantau apakah terjadi sebuah percobaan serangan atau penyusupan ke dalamnya atau tidak. HIDS seringnya diletakkan pada server-server kritis di jaringan, seperti halnya firewall, web server, atau server yang terkoneksi ke Internet. Salah satu contoh hasil kerja IPS adalah bila kita mencari informasi dengan google menggunakan anonymous proxy yang sudah tersebar, akan muncul peringatan dan captcha untuk menunjukan bahwa kita adalah manusia bila ingin query pencarian diteruskan.

eksplorasi komputer (part_2)

Okay,, kita lanjutkan lagi eksplorasi komputer kita,,

Kalau waktu yang lalu kita memakai fasilitas dxdiag dari windows, sekarang kita coba eksplorasi dengan menggunakan Linux. Distro Linux yang kali ini saya pakai adalah SLAX Live yang merupakan turunan dari Slackware. OS ini sifatnya Live, jadi ga perlu instalasi di hardisk, cukup dengan cd atau flasdisk saja kita sudah bisa menjalankan OS ini. Tampilan di komputer saya seperti ini:

SLAX ini cocok bagi yang mau mencoba merasakan OS Linux tanpa harus melakukan instalasi di harddisk. Untuk yang mau tau lebih jelasnya tentang OS ini akan ada di posting berikutnya,,,

Sekarang lanjut lagi mengeksplorasi komputer kita. Jika kita menggunakan Linux kita bisa tau bagaimana spesifikasi hardware yang ada di komputer kita. Kita jalankan konsole (terminal program) yang tampilannya seperti ini :


kemudian ketikkan perintah cd /proc. Selanjutnya untuk melihat list yang ada kita ketikkan ls -a, maka akan muncul tampilan seperti ini :

nah, list itu merupakan spesifikasi dari komputer yang kita pakai. Kita bisa eksplorasi (liat-liat) isi komputer kita dari list tersebut. Caranya dengan menggunakan perintah cat, misalnya kita mau tau spesifikasi dari cpu di komputer kita. Dari list itu ada tulisan cpuinfo, selanjutnya kita ketikkan saja perintah cat cpuinfo, maka akan muncul informasi tentang cpu kita sepeti ini :

nah, di situ kita bisa lihat vendornya, modelnya, cache-nya, ada berapa core, clock-nya, dan sebagainya, yang lebih detail dari informasi di dxdiag pada OS windows.

Lanjut,, misalnya kita mau tau gimana memory (RAM) di komputer kita, tinggal kita ketikkan perintah cat meminfo. Kalau di komputer saya hasilnya seperti ini:

disitu tertulis MemTotal: 3108640 kB, jadi sudah sesuai waktu saya beli komputer dengan RAM 1GB dan ditanbah 2GB jadi 3GB. Lalu kita lihat MemFree ternyata hanya ada 2019200, berarti cuma sekitar 2Gb saja. Flashback saat kita pakai dxdiag, di bagian display, VGA yang dipakai adalah nVidia GeForce 9300 GS dengan dedicated memory 512 MB, sedangkan total memory ternyata ada sekitar 1,5 GB. Jadi sekarang kita bisa tebak-tebak darimana 1GB itu. Diduga kuat VGA-nya selain dedicated memorynya 512 MB ternyata juga shared sebesar 1GB sehingga muncul total memory sekitar 1,5 GB. Jadi sisa RAM yang free sekitar 2 GB.

Masih banyak lagi informasi yang bisa kita lihat dari list yang di atas tadi. Kita bisa eksplorasi lagi sesuai yang kita inginkan dengan perintah cat tadi. Jadi setelah kita eksplorasi kita bisa tau apakah komputer kita sesuai dengan spesifikasi yang waktu kita beli atau tidak, sehingga kita bisa terhindar dari penipuan (ditipu penjual, atau komponen ditukar waktu service, dsb).

eksplorasi komputer (part_1)

Eksplorasi computer,,, Pada saat kita membeli computer atau notebook atau netbook, tentunya kita mempertimbangkan spec dari computer tersebut. Biasanya kalau notebook atau netbook specnya bisa kita lihat pada kardus bagian samping. Di situ biasanya tertulis merk, type, dan kemudian specnya.

Kali ini saya akan mengeksplorasi computer (notebook) yang saya pakai (dari segi spesifikasinya).

Pada kardus dari notebook yang saya pakai, tertulis:

  • Merk              : HP Pavilion
  • Seri                 : dv3627TX
  • Spesifikasi    :

#  Notebook PC

#  Intel® Pentium® Dual-Core Mobile Processor T4200 (2.0 GHz)

#  160 GB (5400 RPM) Hard Drive

#  1024 DDR2 SDRAM (1 Dimm)

#  Super Multi 8X DVD±R/RW with Double Layer Support

#  HP Mini Remote Control

#  Fingerprint Reader

#  HP Webcam

# 13.3” Diagonal WXGA High-Definition BrightView Widescreen Display (1280 X 800)

#  nVidia GeForce 9300M GS with 512 MB dedicated graphics memory

#  802.11b/g WLAN & Bluetooth

#  5-in-1 Digital Media Reader

#  ExpressCard/34 PC Card Slot

#  HDMI output

Catatan: pada saat pembelian, saya upgrade memory (SDRAM) menjadi 3 GB.

Apabila kita ingin tahu apakah semua spesifikasi tersebut benar-benar bekerja, kita eksplorasi dengan bantuan OS yang sudah terinstall di computer kita. Bila memakai OS Microsoft Windows (saya pakai Windows Vista Home Premium bawaan dari notebook), kita bisa lihat system yang bekerja salah satunya dengan cara menjalankan “dxdiag”. Tampilan dari hasil dxdiag di notebook saya :

untuk tab display :

Pada tab display, tertulis approx. Total Memory : 1776 MB, padahal dari spec yang tertulis di kardus tadi, untuk urusan graphic memakai nVidia GeForce 9300 GS dengan dedicated memorynya hanya 512 MB. Bagaimana bisa terjadi?? Dari mana memory yang 1264 MB itu??

Kita bisa lebih dalam lagi mengeksplorasi computer kita bila kita pakai OS Linux.. Bagaimana hasil eksplorasi notebook saya dengan bantuan Linux,, jawabannya ada di post berikutnya,, ^^

Search